- Tindak Tegas! Dua Pelaku Curanmor di Pringsewu Dilumpuhkan Polisi Karena Melawan
- Tiga Pejabat Administrator Dinas Dukcapil Pringsewu Dilantik
- Satgas Operasi Mantap Praja Polres Pringsewu Amankan Kampanye Dua Paslon Bupati Pilkada di Empat Kec
- Kapolres Pringsewu Hadiri Pentas Seni Kuda Lumping, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan dan Kerukunan Sela
- Sempat Buron, Pelaku Pencurian menyerahkan Diri ke Polsek Pagelaran
- PWI Pringsewu Gelar Konferensi Kerja 2024
- Evaluasi Kinerja Triwulan ke II, Pj. Bupati Pringsewu Paparkan Program Prioritas Kepada Kemendagri R
- Kedatangan Logistik Pilkada di Pringsewu Dapat Pengawasan Ketat, Polisi Siap Jaga Integritas Pemilu
- Polres Pringsewu Apresiasi Pengundian dan Penetapan Nomor Urut Calon Bupati di Pilkada 2024 Berjalan
- Satgas Operasi Mantap Praja Polres Pringsewu Amankan Jalan Sehat Pilkada Damai
Kejari Pringsewu Tuntut Terdakwa Tindak Pidana Cukai Rokok Ilegal yang bernilai Rp. 814.924.000.
Kejari Pringsewu Tuntut Terdakwa Tindak Pidana Cukai Rokok Ilegal yang bernilai Rp. 814.924.000.

Muaramedia.co.id-Pringsewu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Kejaksaan Negeri Pringsewu, M. Adhe Damara Kardinal, S.H., membacakan tuntutan dalam perkara tindak pidana cukai atas nama terdakwa JOHAN PAMUNGKAS Alias JOJO Alias JEJE Bin Alm. BADRI SUSANTO di Ruang Sidang Pengadilan Negeri Kota Agung.Senin (26/02).
Sidang tersebut dipimpin oleh Hakim Ketua Eva Susiana, S.H.,M.H., serta dua orang Hakim Anggota, Panitera Pengganti Yayan Sulendro, S.H.,M.H. Terdakwa Johan merupakan pelaku kejahatan cukai terhadap 1.218.000 batang rokok dengan nilai mencapai Rp. 814.924.000,-.
Baca Lainnya :
- Pj.Bupati Pringsewu Salurkan Bantuan Pangan Beras di 2 Kecamatan 0
- Kadis Kominfo & PWI Pringsewu Hadiri Puncak Peringatan HPN 20240
- Rombongan PWI Pringsewu Mengikuti HPN 2024 dan HUT PWI ke-78 di Jakarta.0
- Polres Pringsewu Amankan Rapat Pleno Penghitungan Suara Pemilu 20240
- 29 Tahanan Polres Pringsewu Diberi Kesempatan Menyalurkan Hak Pilih pada Pemilu 20240
Amar Tuntutan terhadap terdakwa JOHAN PAMUNGKAS Alias JOJO Alias JEJE Bin Alm. BADRI SUSANTO adalah sebagai berikut:
1. Menyatakan Terdakwa bersalah melakukan tindak pidana cukai, sebagaimana diatur dalam Pasal 54 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
2. Menjatuhkan pidana penjara selama 2 tahun dan 6 bulan, dengan perintah Terdakwa tetap ditahan.
3. Menghukum Terdakwa membayar Denda sebesar Rp. 1.629.848.000,- atau 2 kali nilai cukai, dengan ancaman penyitaan harta benda jika tidak dibayarkan.
4. Barang bukti berupa :
- 1.218.000 batang rokok tanpa cukai dirampas untuk dimusnakan.
- 1 unit Mobil Isuzu Traga dengan nomor polisi N 8130 EN dan 1 unit Mitsubishi L300 Nomor Polisi B 9213 WUB yang dipergunakan untuk membawa rokok tanpa cukai tersebut dirampas untuk negara.
5. Pasca pembacaan tuntutan tersebut, Terdakwa menggunakan hak pembelaannya yang disampaikan pada saat itu juga secara lisan yang pada pokoknya mengakui dan menyesali perbuatannya serta memohon kepada majelis hakim untuk diberikan putusan yang seringan-ringannya.
Kajari Pringsewu Ade Indrawan, SH., MH melalui Kasi Intelijen nya, I Kadek Dwi Ariatmaja, SH., MH, menyatakan,Dengan adanya pengakuan dan penyesalan serta permohonan dari Terdakwa kepada Majelis Hakim untuk dihukum seringan-ringannya, maka hal tersebut dapat mendukung pembuktian surat tuntutan JPU bahwa Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana yang didakwakan terhadap dirinya.
"Oleh karena itu, hal tersebut juga akan sejalan dengan penjatuhan putusan oleh Majelis Hakim yang menyatakan bahwa Terdakwa terbukti bersalah atas tindak pidana yang didakwakan sesuai dengan surat tuntutan JPU yang telah sesuai dengan fakta hukum dipersidangan dan mencerminkan nilai keadilan,"ujarnya
Lebih lanjut, Kadek menekankan, Kejahatan cukai berupa rokok ilegal haruslah ditindak secara tegas dan keras karena sudah tentu merugikan penerimaan negara, selain itu rokok ilegal sering kali diproduksi tanpa mengikuti standar kesehatan dan keselamatan yang ditetapkan oleh pemerintah.
"Sehingga rokok tersebut dijual dengan harga lebih murah dari pada rokok legal karena tidak dikenai pajak dan biaya lainnya yang berimplikasi merusak persaingan usaha di sektor rokok dan mengganggu keberlangsungan usaha yang sah," Terangnya.
