Ketika Anda melihat plat nomor kendaraan, apakah Anda pernah bertanya-tanya apa arti di balik huruf dan angka tersebut? Di Indonesia, setiap daerah memiliki kode plat yang berbeda-beda, dan salah satunya adalah kode plat K. Plat nomor ini bukan hanya berfungsi sebagai identitas, tetapi juga memberikan informasi mengenai asal dan jenis kendaraan. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang daerah-daerah yang menggunakan plat K serta cara membaca kode plat kendaraan dengan benar.
Plat K adalah kode yang digunakan oleh beberapa daerah di Jawa Tengah. Di saat Anda melihat huruf K pada plat kendaraan, Anda dapat mengetahui bahwa kendaraan tersebut terdaftar di salah satu dari beberapa kabupaten di wilayah tersebut. Mari kita telaah lebih dalam.
Daftar Daerah yang Menggunakan Plat K
Menurut informasi yang diperoleh dari situs resmi Samsat Keliling, berikut adalah daftar daerah yang menggunakan kode plat K:
- Kabupaten Pati: Plat nomor diawali dengan huruf K dan diakhiri dengan huruf A, S, atau H.
- Kabupaten Kudus: Memiliki plat dengan awalan K dan diakhiri huruf B, K, atau T.
- Kabupaten Jepara: Plat nomor untuk kabupaten ini juga dimulai dengan K dan diakhiri dengan huruf C atau V.
- Kabupaten Rembang: Menggunakan plat K yang diakhiri dengan huruf D atau M.
- Kabupaten Blora: Plat nomor di Blora diawali dengan K dan diakhiri huruf E atau N.
- Kabupaten Grobogan: Memiliki plat dengan awalan K dan diakhiri huruf F atau P.
- Kecamatan Cepu: Kecamatan ini juga menggunakan plat K, diakhiri dengan huruf N atau Y.
Cara Membaca Kode Plat Kendaraan
Kode plat nomor kendaraan terdiri dari beberapa bagian yang memiliki arti tertentu. Sebagai contoh, mari kita ambil kode plat K 4567 DEF. Berikut adalah cara pembacaannya:
- Huruf K: Menunjukkan kode wilayah.
- Angka 4567: Merupakan nomor polisi kendaraan.
- Huruf D: Kode wilayah pendaftaran.
- Huruf E: Menunjukkan jenis kendaraan.
- Huruf F: Nomor acak yang membedakan kendaraan satu dengan yang lainnya.
Angka pada nomor polisi tidak sembarangan. Setiap angka memiliki klasifikasi jenis kendaraan. Misalnya, di Jakarta, berikut adalah pembagian angka:
- Angka 9000-9999 untuk kendaraan pengangkut beban atau truk.
- Angka 7000-7999 untuk bus.
- Angka 3000-6999 untuk sepeda motor.
- Angka 8000-8999 untuk kendaraan penumpang/barang.
- Angka 1-2999 untuk kendaraan penumpang.
Selain itu, huruf kedua dalam deretan tiga huruf di belakang nomor polisi juga menjelaskan jenis kendaraan. Berikut penjelasannya:
- A – Sedan/Pick Up
- Q – Staf pemerintahan
- J – Jip dan SUV
- U – Staf pemerintahan
- D – Truk
- T – Taksi
- V – Minibus
- F – Minibus, Hatchback, City Car
Daftar Kode Plat Nomor di Jawa Tengah
Berikut adalah daftar kode plat nomor yang digunakan di Jawa Tengah, termasuk plat K:
- Plat AA: Untuk daerah Purworejo, Kedu, Magelang, Temanggung, Wonosobo, dan Kebumen.
- Plat AD: Untuk daerah Klaten, Boyolali, Sukoharjo, Surakarta, Wonogiri, Karanganyar, dan Sragen.
- Plat K: Untuk daerah Pati, Grobogan, Kudus, Jepara, Cepu, Rembang, dan Blora.
- Plat R: Untuk daerah Banjarnegara, Banyumas, Cilacap, dan Purbalingga.
- Plat G: Untuk daerah Brebes, Pemalang, Batang, Tegal, dan Pekalongan.
- Plat H: Untuk daerah Salatiga, Semarang, Kendal, dan Demak.
Demikianlah penjelasan lengkap mengenai kode plat K dan daerah-daerah yang menggunakannya. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda yang ingin memahami lebih dalam tentang plat nomor kendaraan di Indonesia.