Mengapa Dashcam Baterai Kini Jarang Ditemukan di Pasar?

Temukan alasan mengapa dashcam berbasis baterai mulai menghilang dari pasar dan apa yang menjadi keunggulan teknologi terbaru.

dashcam

Dalam era teknologi yang terus berkembang, alat perekam perjalanan atau dashcam telah mengalami perubahan signifikan. Kini, hampir semua merek dashcam terkemuka telah beralih dari penggunaan baterai bawaan. Apa yang menyebabkan pergeseran ini? Mari kita telusuri lebih dalam tentang alasan di balik hilangnya dashcam berbasis baterai dari pasar.

Rahmat, Senior Sales Executive di PT Whiteeast Indonesia, distributor resmi dari brand dashcam Blackvue, menjelaskan bahwa produk-produk dashcam yang menggunakan baterai kini semakin jarang ditemui. Menurutnya, ada beberapa kelemahan yang mendorong pergeseran ini. “Jika dashcam menggunakan baterai, memang lebih fleksibel dan tanpa kabel. Namun, ada banyak pertimbangan lain yang membuat teknologi ini kurang diminati,” ujarnya dalam sebuah diskusi dengan wartawan Kompas.com.

Kelemahan Dashcam Berbasis Baterai

Salah satu kelemahan utama dari dashcam berbasis baterai adalah keterbatasan daya tahan baterai itu sendiri. Baterai yang terpasang di dalam dashcam cenderung memiliki umur yang lebih pendek dan dapat cepat habis, terutama jika digunakan dalam durasi lama. Hal ini dapat menjadi masalah serius saat pengguna membutuhkan rekaman video yang berkualitas untuk keperluan insiden di jalan.

Selain itu, Rahmat menambahkan bahwa suhu lingkungan juga berpengaruh besar terhadap performa baterai. Suhu yang terlalu panas atau dingin dapat mempengaruhi kinerja baterai, bahkan dapat merusaknya. “Kondisi ini dapat menyebabkan dashcam tidak dapat berfungsi dengan optimal,” jelasnya.

Keunggulan Dashcam Tanpa Baterai

Dengan alasan tersebut, banyak produsen beralih ke model dashcam yang tidak menggunakan baterai. Dashcam modern kini dilengkapi dengan sistem pasokan daya yang lebih stabil, biasanya melalui koneksi langsung ke sumber listrik kendaraan. Hal ini tidak hanya memastikan daya yang konsisten tetapi juga memungkinkan perangkat untuk berfungsi lebih baik dalam berbagai kondisi.

“Dengan sistem yang terhubung langsung, pengguna tidak perlu khawatir tentang daya baterai yang habis di tengah perjalanan. Dashcam akan tetap bekerja selama mobil dalam keadaan menyala,” tambah Rahmat.

Inovasi dalam Teknologi Dashcam

Perkembangan teknologi dashcam juga mencakup fitur-fitur canggih yang semakin menarik bagi pengguna. Banyak model baru kini dilengkapi dengan kemampuan perekaman dalam resolusi tinggi, dukungan untuk konektivitas Wi-Fi, dan bahkan sistem deteksi gerakan. Fitur-fitur ini memberikan kemudahan bagi pengguna untuk mengakses rekaman video secara langsung melalui smartphone mereka.

“Kami percaya bahwa inovasi ini akan terus berkembang, dan kami berkomitmen untuk menghadirkan solusi terbaik bagi konsumen,” ujar Rahmat, menekankan pentingnya adaptasi teknologi dalam memenuhi kebutuhan pengguna.

Kesimpulan

Dengan berbagai kelemahan yang dihadapi oleh dashcam berbasis baterai, tidak mengherankan jika produk tersebut kini semakin jarang ditemui di pasaran. Peralihan ke dashcam yang terhubung langsung ke sumber daya kendaraan memberikan keunggulan yang lebih besar dalam hal kinerja dan keandalan. Inovasi dalam teknologi ini diharapkan akan terus berlanjut, memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik di masa depan.

Dengan memahami alasan di balik hilangnya dashcam berbasis baterai, kita bisa lebih menghargai perkembangan teknologi yang dihadirkan di industri otomotif dan perekaman perjalanan. Seiring dengan kemajuan teknologi, kita dapat berharap untuk melihat lebih banyak fitur menarik yang akan memperkaya pengalaman berkendara kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *