Membandingkan Wuling Darion EV dan PHEV: Kelebihan dan Kekurangan

Temukan perbedaan antara Wuling Darion EV dan PHEV, dari harga hingga performa. Pilih yang terbaik untuk kebutuhan Anda!

wuling darion 2

Wuling Motors baru saja meluncurkan Cortez Darion dalam dua varian menarik, yaitu versi listrik penuh (EV) dan versi plug-in hybrid (PHEV). Kedua model ini menawarkan fitur yang berbeda, memberikan pilihan bagi konsumen yang ingin beralih ke kendaraan ramah lingkungan. Namun, apa sebenarnya yang membedakan kedua varian ini? Mari kita telusuri lebih dalam.

Harga yang Berbeda Jauh

Salah satu aspek paling mencolok dari Wuling Darion EV dan PHEV adalah perbedaan harganya. Untuk varian Darion EV, harga dimulai dari Rp 356.000.000 untuk model CE dan Rp 416.000.000 untuk model EX. Sementara itu, Darion PHEV berharga lebih mahal, yaitu Rp 439.000.000 untuk versi CE dan Rp 489.000.000 untuk versi EX. Semua harga ini adalah OTR Jakarta dan berlaku untuk 1.500 pembeli pertama.

Desain yang Menarik

Dari segi desain eksterior, kedua varian ini memiliki kemiripan yang signifikan. Namun, terdapat perbedaan pada bagian grille. Varian PHEV dilengkapi dengan diamond cut grille yang memberikan kesan sporty, sedangkan varian EV tidak memiliki grille, sesuai dengan desain mobil listrik yang umumnya lebih minimalis.

Performa Mesin dan Jarak Tempuh

Salah satu perbedaan paling mendasar antara kedua varian ini terletak pada sistem penggeraknya. Wuling Darion EV mengandalkan motor listrik dengan tenaga 150 kW (setara 201 dk) dan torsi mencapai 310 Nm. Daya ini disalurkan melalui roda depan dengan transmisi Single Reduction. Baterai yang digunakan adalah Lithium Iron Phosphate dengan kapasitas 69,2 kWh, memungkinkan jarak tempuh hingga 540 km berdasarkan standar CLTC.

Di sisi lain, Darion PHEV menggunakan mesin bensin 1.490 cc Naturally Aspirated Atkinson Cycle yang mampu menghasilkan tenaga puncak sebesar 105 dk dan torsi 130 Nm. Mesin ini dipadukan dengan motor listrik bertenaga 145 kW (195 dk) yang memberikan torsi 230 Nm. Varian PHEV menggunakan Dedicated Hybrid Transmission (DHT) dan dilengkapi dengan baterai 20,5 kWh, yang memungkinkan jarak tempuh 125 km dalam mode EV. Tangki bensin berkapasitas 52 liter juga mendukung efisiensi jarak jauh, memberikan kemampuan untuk menempuh lebih dari 1.000 km dalam sekali pengisian bahan bakar.

Komitmen Wuling untuk Keluarga Indonesia

Wuling menyebut bahwa nama Darion berasal dari frasa ‘Dari Indonesia’, mencerminkan semangat untuk memberikan pengalaman berkendara yang lebih baik bagi keluarga Indonesia. Ricky Christian, Marketing Operation Director Wuling Motors, menyatakan, “Darion merupakan MPV pertama di Indonesia yang hadir dalam varian EV dan PHEV, sehingga membawa cerita baru bagi keluarga. Mobil ini menggabungkan desain, kenyamanan, teknologi, dan efisiensi untuk menciptakan momen berkesan saat berkendara bersama keluarga.”

Dengan peluncuran Wuling Darion dalam dua varian ini, konsumen kini memiliki lebih banyak pilihan untuk memenuhi kebutuhan transportasi mereka, terutama bagi yang peduli lingkungan. Memilih antara Darion EV atau PHEV sangat tergantung pada preferensi dan kebutuhan masing-masing pengguna. Apakah Anda lebih memilih kendaraan listrik yang ramah lingkungan atau kendaraan hybrid yang memberikan fleksibilitas lebih dalam hal jarak tempuh? Semua kembali kepada Anda!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *